Februari 24, 2024
Home » Kelebihan dan Kekurangan Oppo A53, Berikut Faktanya

putar pikiran.com – Beberapa bulan setelah peluncuran OPPO A52, penggantinya, OPPO A53, diluncurkan. OPPO A53 kali ini membawa sejumlah peningkatan di beberapa parameter. Untuk memahaminya, mari kita lihat beberapa kelebihan dan kekurangan OPPO A53 yang kami sebutkan di bawah ini.

OPPO A53 adalah anggota seri A yang menargetkan pasar ponsel anggaran. Harga ponsel ini sepertinya Rp 2.499.000 untuk model RAM 64 GB dan 4 GB. Lantas, apakah OPPO A53 bisa menarik penggemar OPPO dengan spesifikasi dan fitur yang ditawarkannya? Apa pendapat Anda tentang perbedaan perangkat yang satu ini?

Contents

Spesifikasi HP Oppo A53

Sebelum mengetahui Oppo A53 tahan air atau tidak, ada baiknya mengetahui spesifikasi singkat dari ponsel ini terlebih dahulu. Selain itu, spesifikasi ponsel Oppo A53 adalah sebagai berikut.

  • Diterbitkan: Agustus, 2020
  • Layar: LCD TFT, 6,5 inci
  • Chipset: Qualcomm SM4250 Snapdragon 460 (11nm)
  • GPU: Adreno 610
  • RAM: 4 GB
  • Memori internal: 64 GB
  • Memori eksternal: microSDXC (slot bersama)
  • Kamera Belakang: 16MP + 2MP + 2MP
  • Kamera depan: 16 megapiksel
  • Baterai: Li-Po 5000 mAh yang tidak dapat diganti

Keunggulan HP Oppo A53

OPPO A53 bukan sekadar ponsel murah biasa. Padahal, sebenarnya ada beberapa keunggulan yang menjadikannya salah satu inbound market terbaik. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat dipertimbangkan saat membelinya.

Baterai super tahan lama

Berbicara mengenai kelebihan dan kekurangan Oppo A53, bagi kami yang utama tentu saja daya tahan baterainya. Karena baterai sangat penting untuk pemeliharaan ponsel jangka panjang, OPPO juga menawarkan baterai Li-Po 5000 mAh di OPPO A53.

Tentunya dengan kapasitas sebesar ini, ponsel bisa bertahan hingga sehari penuh pemakaian normal, dengan pemakaian lebih dari dua hari. Saat baterai habis, Anda tidak perlu menunggu lama untuk mengisi penuh karena kini ada fitur fast charging 18W. OPPO A53 sendiri hadir dengan port pengisian daya USB Type-C versi 2.0.

Selain itu, OPPO juga memiliki mekanisme penghematan baterai bernama Ultra Power Saving Mode. Saat diaktifkan, ponsel bisa digunakan untuk menelepon selama satu jam, meski baterai tersisa hanya 5%. Bukankah ini sangat menarik?

Kecepatan refresh 90 Hz

Bagi yang selalu penasaran dengan refresh rate 90Hz, namun tidak memiliki budget untuk membeli ponsel mahal, OPPO A53 bisa menjadi pilihan yang menarik. Seperti yang Anda ketahui, sangat jarang menemukan ponsel murah yang menawarkan kecepatan refresh 60Hz. Untuk kecepatan pengambilan sampel sentuh yang sama, layar di atas 120 Hz.

Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan konsep kecepatan penyegaran dan kecepatan pengambilan sampel sentuh, kecepatan penyegaran adalah kecepatan penyegaran layar per detik. Sedangkan touch sampling rate berkaitan dengan seberapa cepat ponsel merespon sentuhan.

Artinya, OPPO A53 dapat menampilkan tampilan yang lebih halus saat menonton film dan juga menerima input pengguna untuk memudahkan penyerangan saat bermain game.

Speaker stereo ganda

Dengan hadirnya dual speaker di ponsel, pengguna juga bisa merasakan lebih imersif karena suara yang dihasilkan lebih nyaring. Penguat stereo ini biasanya hanya ditemukan di ponsel dalam kisaran harga yang relatif mahal. Itulah salah satu fitur OPPO A53, ponsel entry level dengan speaker stereo ganda.

Speaker ini juga mendukung teknologi Dirac 2.0 yang mampu meningkatkan kualitas suara menjadi tajam dan bass. Sinyal audio yang diterapkan Dirac dapat membuat suara menjadi lebih jernih dan presisi. Meski tanpa headphone atau speaker eksternal, Anda tetap bisa menikmati pengalaman mendengarkan yang maksimal.

Desain bodi berpola unik

OPPO tidak pernah bosan hadir dengan desain bodi yang berbeda, seperti OPPO A53 yang memiliki desain spasial dengan corak cemerlang di bodinya.

OPPO A53 sendiri memiliki dua warna yang bisa dipilih di Indonesia, yakni Fantasy Blue dengan Light Blue serta Electric Black bagi yang lebih menyukai warna gelap. Kilatan cahaya di belakangnya menciptakan kesan 3D bergelombang, seolah-olah pengguna sedang melihat aurora borealis.

Untuk kenyamanan pengguna saat membawa handphone, case ini dilengkapi dengan tekstur matte di bagian pinggir dan lapisan glossy untuk struktur utama bagian belakang. Menilik desain bodi belakangnya, merek OPPO ini jarang mengecewakan. Anda juga bisa menggunakan HP OPPO dengan harga terjangkau tanpa terlihat murahan sama sekali.

Layar penuh dengan tampilan lubang punch

Biasanya handphone harga sekitar 2 jutaan hanya menawarkan desain payung atau yang biasa disebut dengan notch teardrop. Desain seperti ini tampak ketinggalan zaman, dan masih meninggalkan sisi yang sangat mengganggu. Nah, karena itulah OPPO A53 merupakan ponsel entry level yang pas dengan harganya.

Itu karena perangkat OPPO terjangkau ini sebenarnya memiliki desain tampilan punch-hole dengan tampilan yang seolah memenuhi semua sisi.

Memang ukuran dahi dan dagu sepertinya tidak sama, namun OPPO A53 cukup mampu memberikan pengalaman menggunakan ponsel dengan layar punch-hole tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Panel tersebut menggunakan layar LCD A-Si TFT 6,5 inci dengan rasio aspek 20:9, sedangkan rasio bodi-ke-layar sekitar 82,9%.

Slot memori eksternal khusus

Memiliki memori eksternal sangat penting untuk ponsel di kisaran harga dasar. Sayangnya, beberapa ponsel masih hanya menawarkan slot microSD di slot hybrid. OPPO A53 lebih baik dari OPPO A52 yang merupakan generasi sebelumnya. Karena sekarang Anda dapat menempatkan microSDXC hingga 256GB di slot khusus, bukan di slot hybrid.

Sekadar informasi, perangkat ini dibekali memori internal dengan dua pilihan kapasitas, yakni 64 GB dan 128 GB, dan keduanya menggunakan standar UFS 2.1. Untuk RAM-nya sendiri ada varian 4GB dan 6GB berteknologi LPDDR4X.

Kamera tiga yang bagus

Apakah kamera Oppo A53 buruk? Datang ke spesifikasi kamera, OPPO A53 dikemas dalam ponsel kamera yang tidak terlalu menonjol. Ada konfigurasi tiga kamera yang menawarkan lensa utama 13 megapiksel dengan fitur PDAF, dua lensa lain yang berfungsi sebagai kamera makro, dan sensor bokeh 2 megapiksel.

Meski tidak ada lensa telephoto, Anda tetap bisa melakukan 6x digital zoom. Di bagian depan, terdapat lensa selfie 16 megapiksel dengan ukuran sensor 1/3,06 inci. Baik kamera depan maupun belakang menawarkan kemampuan merekam video dengan resolusi maksimal 1080p.

Kamera ini juga dilengkapi dengan berbagai mode dan fitur yang berguna seperti: mode panorama, mode pro, time lapse. Ada juga mode HDR untuk jangkauan dinamis yang lebih tinggi dan mode Dazzle untuk kualitas warna yang imersif. Inilah yang membuat hasil foto kamera Oppo A53 tidak seburuk kelihatannya.

Sedangkan di bagian depan terdapat fitur AI beautification yang mempercantik wajah sekaligus mendukung efek bokeh. Meski OPPO A53 tergolong sebagai benchmark, namun tetap mampu memberikan hasil fotografi yang lumayan di kisaran harganya. Warna objek yang ditampilkan sangat bagus dan ketajaman detailnya terjaga dengan baik.

Kekurangan HP Oppo A53

Apa pun keunggulan yang dibawa OPPO A53, nyatanya tak lepas dari predikat ponsel murah yang gagal menghadirkan yang terbaik di segala aspek. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mengetahui beberapa kekurangan dari OPPO A53. Nah, mari kita lanjutkan pembahasan kelebihan dan kekurangan Oppo A53.

Resolusi layarnya tidak Full HD+

Disebutkan sebelumnya bahwa OPPO A53 memiliki tampilan layar penuh yang memenuhi seluruh ruang bodi depan, hanya menyisakan sedikit bezel di bagian dagu. Dengan ukuran 6,5 inci, pengguna akan menikmati pengalaman bermain game yang menyenangkan. Sayangnya, resolusi layar ponsel ini masih HD+ (720 x 1600 piksel).

Tentunya hal ini cukup menurunkan resolusi kualitas layarnya, apalagi jika kita bandingkan dengan perangkat kompetitor yang sudah dibekali resolusi Full HD+. Setidaknya inilah salah satu kekurangan Oppo A53 ram 6 yang kami temukan.

Chipset Snapdragon 460 kalah bersaing

Perangkat ini merupakan salah satu perangkat pertama yang memiliki chipset Snapdragon 460. Dibandingkan seri 450 yang datang dari generasi sebelumnya, Snapdragon 460 diklaim mampu tampil 70 persen lebih baik.

Selain itu, chipset ini adalah yang pertama dari seri 400 yang menggunakan arsitektur Kryo, khususnya Kryo 240 Gold berbasis ARM Cortex A73 dan Kryo 240 Silver berbasis ARM Cortex A53. Chipset ini juga merupakan chipset pertama dari seri 400 yang memiliki seri Adreno 600 (Adreno 610), manufaktur 11nm, dukungan WiFi 6 dan standar memori internal UFS 2.1.

Jadi, seberapa keras bagian ini sebenarnya? Menurut video perbandingan YouTube yang diunggah JagatReview, Snapdragon mencetak 460 poin di benchmark AnTuTu v8 dengan skor 146.787. Angka ini masih jauh di atas Snapdragon 450 yang mencapai 86.978.

Namun jika membandingkan ponsel ini dengan dua generasi sebelumnya (OPPO A52 dan OPPO A5 2020) yang memiliki Snapdragon 665, pastinya ponsel ini kalah bersaing.

Bahkan di kisaran harga Rs 2 lakh, ada banyak pesaing dengan chipset yang lebih baik, seperti Redmi Note 9 dengan Helio G85 atau Redmi 9 dengan Helio G80. Jadi, OPPO A53 bukanlah ponsel entry level terbaik dalam hal performa gaming.

Tidak adanya lensa ultra lebar

Soal kamera, OPPO A53 sangat bagus di kelasnya. Namun tahukah Anda bahwa perangkat di belakang OPPO A52 tidak memiliki fitur kamera ultra-wide? Lensa ultra lebar ini mengambil foto lanskap dengan sudut yang lebih luas.

Namun, OPPO A5 (2020) dan OPPO A52 yang dirilis pertama masih menawarkan lensa ultra lebar 8MP. Artinya, OPPO A53 telah mengalami “sunat” dalam hal perlengkapan kamera.

Hasil

OPPO A53 masih sangat cocok untuk gaming. Meski chipsetnya masih seri Snapdragon 400, namun tidak menghentikannya untuk menawarkan pengalaman gaming yang sangat playable. Dikatakan juga bahwa Snapdragon 460 dapat memberikan kinerja yang lebih baik daripada Snapdragon 625 kelas atas.

Namun, tak bisa dipungkiri Snapdragon 460 kalah dibandingkan OPPO A52 yang saat ini menggunakan Snapdragon 665. Untungnya, OPPO menebusnya dengan menawarkan kecepatan refresh 90Hz yang dapat meningkatkan pengalaman bermain game dan menonton film Anda. Nikmati.

Jadi, apakah Anda tertarik dengan perangkat OPPO ini? Terlepas dari kekurangannya, OPPO A53 menjadi pilihan tepat bagi Anda yang menyukai desain unik dan daya tahan ponsel yang sangat solid. OPPO A53 tersedia di Indonesia mulai Kamis, 27 Agustus 2020, dan harganya mulai dari Rp. 2.499.000 –

Sebagai merek HP raksasa, OPPO meluncurkan produk yang dapat memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk melakukan berbagai hal. Anda dapat mengikuti perkembangan OPPO dengan membaca artikel terbaru kami tentang OPPO. Jika Anda akhirnya tertarik dengan ponsel ini, berarti Anda sudah mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari Oppo A53 yang tersedia.

Pusat Informasi Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *