April 14, 2024
Home » Pengertian Dan Jenis – Jenis Ikan Berdasarkan Habitatnya.

Pengertian Ikan – Pasti kalian tidak asing lagi kan dengan ikan? nah pembahasan kali ini kita akan menejelaskan tentang pengertian ikan. Untuk selengkapnya simak baik-baik artikel dibawah ini.

Contents

Pengertian Ikan

Ikan adalah kelas vertebrata akuatik yang hidup di air dan bernafas (memperoleh oksigen) melalui insang. Tubuh ikan terdiri dari seperangkat insang, sirip dengan kekhasan hidup hanya di air, yang membedakan ikan dari spesies hewan lainnya. Ikan tidak memiliki anggota badan seperti lengan atau kaki, tetapi mereka memiliki jari (jari tangan dan kaki).

Secara umum ikan didefinisikan sebagai vertebrata yang hidup di air, poikilothermic (suhu tubuh hewan kira-kira sama dengan suhu lingkungan), bernapas dengan bantuan insang, dan alat geraknya adalah sirip, memiliki gurat sisi (line lateralis), yang berfungsi sebagai organ keseimbangan ikan. Ilmu yang mempelajari tentang ikan disebut ichthyology.

Pengertian Ikan Menurut Para Ahli

Adrim (2010), Ikan adalah kelompok vertebrata air yang memiliki insang yang digunakan untuk mengekstrak oksigen terlarut dari air dan memiliki sirip yang berguna untuk berenang.
Kamus Besar Bahasa Indonesia, Ikan adalah hewan bertulang belakang yang hidup di air, berdarah dingin, biasanya bernafas dengan insang, biasanya memiliki tubuh bersisik, bergerak dan menjaga keseimbangan tubuh dengan bantuan sirip.

Ciri-Ciri Ikan Secara Umum

  • Ikan hidup atau hidup di air, baik itu air laut maupun air tawar.
  • Ikan bergerak dengan berenang menggunakan sirip dan ekornya.
  • Makanan ikan adalah makhluk hidup yang lebih kecil darinya, seperti plankton dan tumbuhan air. Untuk ikan hias, makanannya bisa berupa makanan ikan yang sering dijual di toko ikan.
  • Ikan bernafas dengan insang.
  • Ikan dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan, hidup di air.
  • Ikan berkembang biak dengan bertelur, tetapi ada spesies ikan vivipar.
  • Ikan memiliki alat indera berupa mata, telinga bagian dalam, dan gurat sisi yang digunakan untuk mendeteksi perubahan tekanan air.
  • Hampir semua jenis ikan memiliki tubuh yang tertutup sisik dan lendir.
  • Sistem peredaran darah ikan bersifat tunggal, yaitu peredaran darah hanya dilakukan sekali melalui jantung.
  • Alat ekskresi pada ikan adalah pronephrons dan ginjal mesonephric. Proses ekskresi hewan adalah proses pengeluaran produk metabolisme dan bahan buangan lainnya dari tubuh hewan.
  • Sistem koordinasi sistem saraf pusat ikan adalah otak dan sumsum tulang belakang, bahkan sistem hormonal.
  • Ikan menjalani sistem pembuahan internal (di dalam tubuh) dan eksternal (di luar tubuh). Sistem pembuahan pada hewan adalah proses bergabungnya sel telur atau ovum dengan sperma. Proses ini merupakan tahap awal pembentukan embrio.
  • Ikan adalah hewan yang memiliki tulang punggung atau vertebrata.

Jenis – Jenis Ikan

1. Tidak Berahang (Aganatha)

Ikan tanpa rahang, juga dikenal sebagai Aganata, adalah jenis ikan yang banyak ditemukan di antara daratan Amerika dan Eropa. Aganata biasanya hidup di air tawar atau di dasar laut. Jenis ikan ini merupakan kelompok vertebrata yang paling primitif.

Meskipun sebagian besar spesies tanpa rahang sekarang sudah punah, catatan fosil menunjukkan bahwa kelompok ini dulunya sangat sukses dan bervariasi.
Ciri khas ikan ini adalah memiliki bentuk silindris memanjang berukuran 76 hingga 90 cm. Meskipun aganata adalah ikan yang tidak memiliki rahang, ia memiliki mulut yang bulat dan batang. Contoh aganates adalah belut laut, lamprey sungai, lamprey laut.

2. Bertulang Rawan (Chondrichtyes)

Jenis ikan bertulang rawan tersebar hampir di setiap belahan bumi, sehingga sangat mudah untuk dideteksi keberadaannya. Mereka hidup di lautan. Sebagian besar kulit pada tubuh ditutupi atau ditutupi dengan sisik kasar.

Ciri-ciri Chondrichtyes, yaitu mulut di bawah dengan lidah dan rahang. Contoh Chondrichtyes termasuk hiu, paus, pari, pari listrik, pari macan.

3. Bertulang Keras (Osteichthyes)

Jenis ikan ini juga tersebar hampir di seluruh bumi. Ikan ini biasanya hidup di perairan laut, air tawar atau rawa-rawa. Ukuran tubuh ikan ini bervariasi dari 1 hingga 4 meter.

Ikan jenis ini bernafas dengan insang yang tertutup penutup insang. Ini adalah ikan dengan tulang sejati yang mengandung matriks keras kalsium dan fosfat. Contoh Osteichthyes antara lain ikan mas, ikan koi, nila, ikan rooster, sea skate, lele, ikan gabus, ikan arwana, dan sebagainya.

Baca Juga: Pengertian, Fungsi, Syarat Dan Tips Pembuatan SITU

Jenis Ikan Berdasarkan Habitatnya

Ikan Air Tawar

1. Ikan Lele

Cara Budidaya Ikan Lele Dengan Sistem Bioflok, Ini Rahasia Suksesnya

Ikan lele banyak hidup di sungai, rawa-rawa, di genangan air persawahan. Namun, sekarang banyak ikan lele yang dibudidayakan di kolam air tawar. Jenis ikan ini mudah dikenali dari ciri-ciri tubuhnya: pipih dan memanjang, dengan “kumis” di ujung kepalanya, tubuhnya licin.

Di Indonesia, ikan lele memiliki spesies yang dapat ditemukan di seluruh wilayah. Misalnya ikan lele di Jawa Tengah, ikan kalang di Sumatera Barat, ikan sinka di Aceh dan lain-lain.

2. Nila

Mengenal Daerah Asal dan Persebaran Ikan Nila - Hallo Ternate

Disebut nila karena pertama kali ditemukan di sungai Nil, Mesir. Ikan ini populer di Indonesia karena mudah ditemukan sebagai lauk. Menurut penelitian, ikan nila termasuk omnivora, yaitu hewan pemakan segala sesuatu mulai dari plankton hingga berbagai tumbuhan laut.

Ikan nila biasanya berukuran paling besar sekitar 30 cm dengan sirip punggung dan sirip dubur yang tajam. Tubuh ikan nila berwarna hitam atau abu-abu, dengan beberapa belang pada ikan nila dewasa.

3. Ikan Mas

√ Ikan Mas Koki: Jenis, Harga, Makanan dan Cara Merawat

Ikan Mas sering disebut ikan Karper, umum dijumpai di beberapa negara, termasuk Indonesia. Ikan ini memiliki kekhasan berupa sisik yang tersebar merata di seluruh tubuhnya. Bentuk ikan mas agak memanjang, pipih dan tegak. Ada dua pasang antena pendek di mulut.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Joko Suseno pada tahun 2000, keberadaan ikan mas di Indonesia berasal dari benua Eropa dan China. Ikan mas biasanya hidup di air tawar yang tidak terlalu dalam, seperti di tepi sungai atau danau.

Ikan Laut

1. Ikan Hiu

Populasi Hiu Global Turun 71 Persen, Ini Artinya bagi Ekosistem Halaman all - Kompas.com

Hiu adalah salah satu spesies ikan paling mematikan di planet ini. Hiu memiliki dentikel, yaitu sisik keras yang menutupi tubuhnya untuk melindungi kulitnya dari kerusakan, parasit, dan meningkatkan dinamika air laut.

Ciri khas hiu adalah moncong besar dengan gigi tajam. Ada banyak spesies hiu, dan yang terbesar adalah Rhincodon Typus, yang berukuran sekitar 12 meter. Hiu memakan plankton dan ikan kecil lainnya. Namun, hiu juga bisa berburu manusia.

Banyak dari ikan ini ditangkap oleh manusia dan sekarang bahkan terancam punah. Namun, kini ada organisasi khusus yang melakukan kampanye untuk membatasi penangkapan ikan hiu, salah satunya adalah Shark Trust.

Hiu sering dikaitkan dengan mitologi beberapa negara, salah satunya terletak di Hawaii. Dalam mitologi ini, hiu dianggap sebagai penjaga lautan. Di Samudra Pasifik, hiu dianggap sebagai dewa yang melahap jiwa yang hilang.

2. Ikan Pari

Hati-Hati Jangan Sampai Tersengat Ikan Pari

Ada banyak spesies ikan pari, salah satunya adalah pari manta, spesies ikan pari terbesar di dunia. Ikan pari dikenal sebagai ikan peh yang memiliki tulang rawan. Keunikan ikan pari adalah bentuk tubuhnya yang pipih dan lebar dengan sepasang sirip dada, melebar dan menyatu di sisi kanan dan kiri kepala.

Beberapa jenis ikan pari memiliki peniti yang tidak berbahaya. Ikan pari akan benci jika diganggu atau diinjak-injak oleh kaki manusia. Mereka mengatakan ikan pari bisa masuk ke air tawar, tapi tidak ke hulu.

3. Ikan Sarden

Sarden dan Makarel, 'Ikan Kembar' dalam Kaleng

Sarden adalah jenis ikan yang populer karena sering digunakan dalam makanan kaleng. Ikan sarden atau sering disebut lemur berukuran kecil dan ramping sekitar 15-20 cm. Ikan ini mudah ditemukan berenang dalam kelompok besar di permukaan laut dekat pantai.

Ikan sarden merupakan ikan yang mudah rusak, sehingga sering diolah menjadi ikan asin, ikan pindang dan ikan kaleng. Ikan ini menjadi lauk favorit di seluruh dunia karena baik untuk kesehatan. Sarden kaya akan asam lemak omega-3 dan vitamin D.

Demikian penjelasan tentang pengertian ikan semoga bisa menambah wawasan anda, terimakasih yang sudah baca artikel ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *