September 2, 2026
Home » Kisi-Kisi dan Contoh Soal TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Blog-Featured-Image-1200x628px.jpg

Kalau lo udah baca artikel tentang TKA Bahasa Inggris Wajib, mungkin lo bertanya-tanya, “Lah, terus Bahasa Inggris Tingkat Lanjut bedanya apa?”

Tenang, ini bukan sekadar versi Bahasa Inggris yang soalnya dibuat lebih susah, kok.

TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut merupakan salah satu mata pelajaran pilihan dalam TKA SMA. Di sini, kemampuan yang diuji lebih berfokus pada kemampuan lo dalam memahami dan menganalisis teks berbahasa Inggris yang lebih kompleks, terutama dalam konteks akademik, vokasional, dan kehidupan sehari-hari.

Jadi, kalau selama ini lo belajar Bahasa Inggris dengan fokus menghafalkan vocabulary atau grammar, ada satu kemampuan yang nggak boleh dilewatkan: reading comprehension.

Nah, sebenarnya teks seperti apa yang bakal muncul? Seberapa sulit levelnya? Dan kemampuan membaca seperti apa yang perlu lo kuasai?

Yuk, kita bahas satu per satu!

Apa Itu TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut?

Berdasarkan informasi dari PUSMENDIK, TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut adalah tes yang mengukur kemampuan membaca dan memahami teks berbahasa Inggris dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi.

Kalau di TKA Bahasa Inggris Wajib lo akan berhadapan dengan beberapa jenis teks seperti descriptive, recount, narrative, procedure, dan analytical exposition, TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut lebih berfokus pada teks exposition dan discussion.

Konteks komunikasinya juga mencakup tiga situasi, yaitu:

  • kehidupan sehari-hari,
  • dunia vokasional atau kerja,
  • dunia akademik.

Topik yang dibahas bisa berkaitan dengan teknologi dan berbagai isu faktual. Jadi, jangan langsung membayangkan lo harus membaca jurnal ilmiah yang bahasanya bikin kepala berasap, ya.

Yang diuji bukan cuma apakah lo tahu arti setiap kata, tetapi apakah lo bisa memahami informasi, menarik kesimpulan, dan mengevaluasi isi teks secara kritis.

Kisi-Kisi TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut SMA 2026

Secara garis besar, ada beberapa hal yang perlu lo perhatikan dalam TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut, mulai dari jenis teks, tingkat kompleksitas, sampai kompetensi membaca yang diukur.

Jenis Teks yang Diujikan

TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut menggunakan dua jenis teks utama, yaitu exposition dan discussion.

Exposition merupakan teks yang menyampaikan pandangan atau argumen mengenai suatu isu. Untuk memahami teks ini, lo perlu memperhatikan pendapat utama penulis, alasan yang diberikan, serta bagaimana argumen tersebut dibangun.

Sementara itu, discussion membahas suatu isu dari lebih dari satu sudut pandang. Artinya, lo perlu memperhatikan argumen atau perspektif yang berbeda sebelum memahami kesimpulan atau posisi yang ditawarkan dalam teks.

Karena kedua teks ini banyak berisi argumen dan sudut pandang, kemampuan membaca lo nggak cukup cuma sampai tahap “gue ngerti artinya”.

Lo juga perlu bisa menjawab pertanyaan seperti:

  • Apa gagasan utama teks?
  • Argumen apa yang digunakan penulis?
  • Apa yang sebenarnya ingin disampaikan penulis?
  • Informasi apa yang bisa disimpulkan dari teks?
  • Apakah argumen yang diberikan cukup kuat?
  • Bagaimana hubungan antara satu argumen dengan argumen lainnya?

Nah, mulai kelihatan kan kenapa levelnya disebut Tingkat Lanjut?

Baca juga: 🔗 Exposition Text – Materi Bahasa Inggris Kelas 11

Seberapa Sulit Teks dalam TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut?

TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut menargetkan kemampuan bahasa Inggris pada level B2 atau upper-intermediate berdasarkan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR).

Bacaan level B2 panjangnya sekitar 300–400 kata. Kosakata yang digunakan masih didominasi kata-kata yang umum digunakan, tetapi cakupannya bisa mencapai sekitar 4.000 kata. Struktur kalimatnya juga lebih kompleks.

Konteksnya juga berkaitan dengan situasi vokasional dan akademik yang berhubungan dengan minat, pengalaman, serta kebutuhan informasi umum maupun spesifik.

Tapi, bukan berarti semua teks bakal berada di level B2.

Karena kemampuan Bahasa Inggris siswa bisa berada di bawah B2, TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut juga menggunakan teks B1 atau intermediate.

Teks B1 memiliki panjang sekitar 250–350 kata, menggunakan kosakata berfrekuensi tinggi hingga sekitar 3.000 kata, dan dapat menggunakan struktur kalimat sederhana maupun kompleks.

Jadi, kalau kemampuan Bahasa Inggris lo belum sampai B2, jangan langsung minder. Yang penting, lo tahu bahwa teks yang digunakan tetap punya standar kompleksitas tertentu dan kemampuan membaca perlu dilatih secara bertahap.

Kompetensi yang Diukur dalam TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut

Nah, ini bagian yang paling penting.

TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut mengukur tiga level kompetensi dalam keterampilan membaca: pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi.

1. Pemahaman Tekstual

Ini merupakan level ketika lo diminta memahami informasi yang secara langsung disebutkan dalam teks.

Misalnya, teks mengatakan bahwa penggunaan transportasi publik dapat mengurangi kemacetan. Kemudian, soal menanyakan:

According to the text, what is one benefit of using public transportation?

Lo nggak perlu menebak-nebak. Jawabannya memang ada di dalam teks.

Tapi, kemampuan tekstual nggak berhenti pada mencari informasi. Lo juga bisa diminta:

  • mengidentifikasi gagasan utama,
  • menemukan informasi penting,
  • mengelompokkan fakta, opini, atau argumen,
  • menyusun informasi dalam bentuk tertentu,
  • meringkas isi teks,
  • menggabungkan informasi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap.

Jadi, jangan cuma membaca teks dari awal sampai akhir tanpa tahu informasi apa yang sedang dicari, ya.

2. Pemahaman Inferensial

Nah, kalau yang ini mulai membutuhkan kemampuan berpikir lebih dalam.

Informasinya nggak selalu tertulis secara langsung. Lo perlu menghubungkan beberapa informasi dalam teks untuk mendapatkan kesimpulan.

Contohnya, teks nggak pernah bilang:

“The author is concerned about the impact of AI on employment.”

Tapi dari beberapa argumen yang membahas otomatisasi, pengurangan tenaga kerja, dan perubahan jenis pekerjaan, lo bisa menyimpulkan bahwa penulis memang menunjukkan kekhawatiran tersebut.

Dalam kompetensi inferensial, lo bisa diminta:

  • menyimpulkan ide pokok,
  • menentukan tujuan penulisan,
  • mengidentifikasi target pembaca,
  • memahami sudut pandang penulis,
  • menemukan hubungan sebab-akibat,
  • menghubungkan beberapa argumen,
  • memprediksi implikasi atau konsekuensi suatu gagasan.

Dengan kata lain, pertanyaannya bukan cuma “Apa yang dikatakan teks?”, tapi juga “Apa yang bisa lo simpulkan dari apa yang dikatakan teks?”

3. Evaluasi dan Apresiasi

Ini level yang lebih kritis lagi.

Di sini, lo nggak cuma diminta memahami isi teks, tetapi juga menilai kualitas informasi atau argumen yang disampaikan.

Misalnya, penulis menyatakan bahwa suatu teknologi akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Lo kemudian perlu melihat apakah argumen tersebut didukung informasi yang cukup, relevan, dan masuk akal.

Kemampuan yang diukur bisa mencakup:

  • menilai fakta dan opini,
  • mengevaluasi keakuratan informasi,
  • menilai kecukupan informasi,
  • menilai kualitas atau validitas argumen,
  • memberikan respons atau refleksi terhadap isi teks dari sudut pandang yang berbeda.

Jadi, di level ini, jangan buru-buru memilih jawaban hanya karena “kedengarannya benar”.

Lo perlu kembali ke teks dan melihat apakah pilihan jawaban tersebut memang punya dasar yang cukup.

Contoh Soal TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut SMA

Jangan kira semua soal TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut cuma tinggal pilih A, B, C, D, atau E, ya. Ada pilihan ganda biasa, tapi ada juga pilihan ganda kompleks yang bisa punya lebih dari satu jawaban benar atau meminta lo menentukan kategori untuk beberapa pernyataan. Biar lebih kebayang, coba perhatikan beberapa contoh sederhana berikut.

Teks untuk Soal Nomor 1–3

Should Schools Teach Students How to Use Artificial Intelligence?

Artificial intelligence (AI) is becoming increasingly common in education. Students can now use AI tools to generate ideas, explain difficult concepts, and receive feedback on their writing. While some people believe that these tools may encourage students to become dependent on technology, schools should teach students how to use AI responsibly rather than simply prohibit it.

First, understanding how AI works can help students become more critical users of information. AI tools can produce convincing answers that contain inaccurate or misleading information. If students are taught to question AI-generated responses, check information against reliable sources, and recognize possible biases, they can use the technology without automatically trusting everything it produces.

Second, learning to use AI responsibly can prepare students for their future studies and careers. AI is already being incorporated into various professional fields, and its role is likely to continue expanding. Students therefore need more than technical skills. They also need to understand when using AI is appropriate, how to acknowledge its use, and why human judgment remains important.

However, teaching responsible AI use does not mean allowing students to use AI for every assignment. Some learning activities are designed to develop independent thinking, writing, or problem-solving skills. If students rely on AI to complete these tasks, they may lose opportunities to develop those abilities themselves. Teachers should therefore establish clear guidelines about when and how AI tools may be used.

Schools cannot prevent students from encountering AI simply by banning it. Instead, education should help students understand both its potential and its limitations. By teaching responsible use while protecting opportunities for independent learning, schools can prepare students to use AI as a tool without allowing it to replace their own thinking.

Contoh Soal 1: Pilihan Ganda Sederhana

What is the author’s main argument in the text?

A. Schools should prevent students from using AI because it can provide inaccurate information.
B. Students should be allowed to use AI for all school assignments to prepare for future careers.
C. Schools should teach students to use AI responsibly while maintaining opportunities for independent learning.
D. AI should replace traditional learning methods because it provides faster feedback and explanations.
E. Students should learn how to develop AI technology before using it for educational purposes.

Jawaban: C

Pembahasan:

Jawaban C paling tepat karena merangkum posisi utama penulis secara keseluruhan.

Di paragraf pertama, penulis menyatakan bahwa sekolah sebaiknya mengajarkan penggunaan AI yang bertanggung jawab daripada sekadar melarangnya. Namun, pada paragraf keempat, penulis juga menegaskan bahwa penggunaan AI tetap perlu dibatasi agar siswa punya kesempatan mengembangkan kemampuan berpikir dan memecahkan masalah secara mandiri.

Jadi, argumen penulis bukan sekadar “AI boleh digunakan”, melainkan AI perlu diajarkan dan digunakan secara bertanggung jawab tanpa menggantikan proses berpikir siswa.

Pilihan lain terlalu ekstrem atau hanya mengambil sebagian informasi dari teks.

  • A salah karena penulis tidak mendukung pelarangan AI.
  • B salah karena penulis justru mengatakan AI tidak seharusnya digunakan untuk setiap tugas.
  • D salah karena penulis tidak pernah mengatakan AI harus menggantikan pembelajaran tradisional.
  • E salah karena teks membahas kemampuan menggunakan AI, bukan kemampuan membuat teknologi AI.

Kompetensi yang diuji: Pemahaman inferensial, khususnya menyimpulkan gagasan utama dan sudut pandang penulis.

Contoh Soal 2: Pilihan Ganda Kompleks MCMA

Which statements represent arguments used by the author to support the responsible use of AI in schools?

There is more than one correct answer. Click on every correct answer!

A. Learning about AI can help students evaluate information instead of accepting AI-generated responses without questioning them.
B. Familiarity with AI can help prepare students for workplaces where the technology may become increasingly relevant.
C. AI can complete certain academic tasks faster than students can.
D. Teaching students how to develop AI systems will guarantee their success in future careers.
E. Students need to understand the limitations of AI as well as its potential uses.

Jawaban: A, B, dan E

Pembahasan:

A benar. Pada paragraf kedua, penulis menjelaskan bahwa AI dapat menghasilkan informasi yang terdengar meyakinkan tetapi sebenarnya tidak akurat. Karena itu, siswa perlu belajar mempertanyakan respons AI dan membandingkannya dengan sumber yang dapat dipercaya.

B benar. Paragraf ketiga menjelaskan bahwa AI sudah digunakan dalam berbagai bidang profesional dan kemungkinan perannya akan semakin besar. Karena itu, memahami cara menggunakan AI secara bertanggung jawab dapat membantu siswa mempersiapkan diri untuk pendidikan dan pekerjaan di masa depan.

C salah. Pernyataan bahwa AI dapat menyelesaikan tugas lebih cepat tidak digunakan sebagai argumen utama penulis untuk mendukung penggunaan AI di sekolah. Jangan memilih jawaban hanya karena informasinya terdengar masuk akal di luar teks.

D salah. Penulis tidak mengatakan bahwa siswa harus belajar mengembangkan AI, apalagi bahwa hal tersebut menjamin kesuksesan karier.

E benar. Kalimat terakhir memperkuat gagasan bahwa siswa perlu memahami potential and limitations AI. Ini merupakan bagian penting dari argumen penulis.

Kompetensi yang diuji: Pemahaman tekstual dan inferensial, khususnya mengidentifikasi serta menghubungkan argumen pendukung dengan posisi penulis.

Contoh Soal 3: Pilihan Ganda Kompleks Kategori

Based on the author’s argument, determine whether each statement is an appropriate conclusion or not.

Pernyataan

Appropriate

Not Appropriate

A. Students should always use AI when completing difficult assignments.

B. Teachers should establish rules about when students may use AI.

C. Students should verify information generated by AI before accepting it.

D. Banning AI completely is the best way to prevent students from becoming dependent on it.

Jawaban:

Pernyataan

Appropriate

Not Appropriate

A. Students should always use AI when completing difficult assignments.

B. Teachers should establish rules about when students may use AI.

C. Students should verify information generated by AI before accepting it.

D. Banning AI completely is the best way to prevent students from becoming dependent on it.

Pembahasan:

A — Not Appropriate. Penulis justru mengatakan bahwa AI tidak seharusnya digunakan untuk setiap tugas. Beberapa aktivitas belajar dirancang untuk melatih kemampuan berpikir dan memecahkan masalah secara mandiri.

B — Appropriate. Pada paragraf keempat, penulis secara eksplisit menyatakan bahwa guru perlu membuat clear guidelines tentang kapan dan bagaimana AI boleh digunakan.

C — Appropriate. Ini merupakan salah satu kemampuan yang menurut penulis perlu diajarkan kepada siswa: memeriksa informasi dari AI menggunakan sumber yang dapat dipercaya.

D — Not Appropriate. Pernyataan ini bertentangan dengan posisi penulis. Menurut penulis, sekolah tidak cukup hanya melarang AI. Siswa justru perlu belajar memahami manfaat dan keterbatasannya.

Kompetensi yang diuji: Evaluasi dan apresiasi, karena siswa perlu menilai apakah suatu kesimpulan konsisten dengan argumen dan sudut pandang penulis.

Apa yang Harus Dipelajari untuk TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut?

Kalau melihat kompetensi yang diuji, belajar TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut sebaiknya nggak cuma berisi hafalan vocabulary dan grammar.

Lo perlu membiasakan diri membaca teks yang lebih kompleks dan melatih kemampuan untuk:

  1. menemukan informasi penting,
  2. memahami gagasan utama,
  3. mengenali argumen dan bukti,
  4. menarik kesimpulan,
  5. memahami sudut pandang penulis,
  6. mengevaluasi informasi dan argumen.

Coba biasakan juga membaca teks berbahasa Inggris dengan berbagai topik, terutama isu faktual, teknologi, dunia akademik, dan dunia kerja.

Setelah membaca, jangan langsung tutup teksnya. Tanya diri lo sendiri:

“Sebenernya penulis mau ngomong apa?”

“Argumen apa yang dia kasih?”

“Kalau informasi ini dikaitkan dengan paragraf sebelumnya, kesimpulannya apa?”

“Apakah argumennya cukup kuat?”

Kalau lo sudah terbiasa berpikir seperti ini, latihan soal TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut bakal terasa lebih terarah.

Bedanya TKA Bahasa Inggris Wajib dan Tingkat Lanjut

Jangan sampai ketuker, ya.

Bahasa Inggris Wajib dan Bahasa Inggris Tingkat Lanjut merupakan dua mata pelajaran yang berbeda dalam TKA SMA.

Bahasa Inggris Tingkat Lanjut merupakan mata pelajaran pilihan, dengan target kemampuan hingga level B2. Jenis teks yang digunakan juga lebih berfokus pada exposition dan discussion, dengan konteks sehari-hari, vokasional, dan akademik.

Sementara itu, Bahasa Inggris Wajib memiliki cakupan jenis teks dan tingkat kompleksitas yang berbeda.

Jadi, kalau lo memilih Bahasa Inggris Tingkat Lanjut sebagai mata pelajaran pilihan, persiapannya juga perlu disesuaikan.

Persiapan TKA Bahasa Inggris Tingkat Lanjut

Nah, kalau lo masih bingung mau mulai belajar dari mana, Zenius udah nyiapin playlist persiapan TKA Bahasa Inggris, lho! Di dalamnya ada materi analytical exposition text, pendalaman materi, sampai berbagai soal campuran yang bisa lo gunakan buat mengasah kemampuan. Jadi, nggak cuma belajar teorinya, lo juga bisa langsung latihan menghadapi berbagai tipe soal.

Bahasa Inggris

Jelajahi materi TKA SMA Bahasa Inggris di Zenius lewat video belajar, latihan soal, dan pembahasan.

Kumpulan materi dan latihan soal Bahasa Inggris untuk persiapan TKA SMA

Baca juga artikel lainnya: 

🔗 Tips Belajar TKA Bahasa Inggris

🔗 Kisi-Kisi dan Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SMA

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *